Reportase

Woy Udah Pada Ngopi Belum? Diem Diem Bae Ngopi apa Ngopi!

Judul yang saya ambil adalah sebuah candaan dan celotehan yang sempat viral di kalangan jagat maya. Tidak hanya karena logat dan kata-kata yang nyleneh bin lucu. Tetapi juga kopi yang dijadikan alat untuk candaan supaya kita tidak berdiam diri, melamun. Candaan ini menuntut kita produktif dan bergerak. Tentu tidak hanya kopi sebagai pemicu utama untuk produktif dan tidak diam. Melainkan kopi menjadi salah satu solusi yang bisa dijadikan pilihan pendamping saat kita berdiskusi tentang pekerjaan dan aktivitas dengan rekan dan teman sejawat.

Fakta ini ternyata juga telah ada sejak zaman penjajahan. Kopi tidak hanya sebagai minuman dalam tataran sempit, tetapi jika kita mau menelisik lebih jauh ternyata kopi juga punya sejarah besar sebagai bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Teuku umar seorang yang sangat hobi ngopi bahkan menjadikan kopi sebagai penyemangat saat beliau ingin menyerbu Meulaboh. Sampai pada akhirnya beliau gugur di medan perang melawan penjajahan belanda

Dalam film arek-arek Suroboyo pertempuran 10 November juga ada terdapat sequence yang menyajikan percakapan antara anak muda saat perang melawan penjajah,”berjuang ya berjuang, tapi kopi juga harus tetap jalan” inilah sekelumit percakapan yang ada di film 10 November itu . Saat menonton bagian ini saya sempat tertawa ngakak, tidak hanya karena obrolan yang subtansinya merujuk pada sebuah kebiasaan minum kopi, tetapi logat bahasa jawa yang digunakan cukup kental layaknya kopi yang diminum. Para pejuang di Surabaya juga menjadikan kopi sebagai minuman pendamping saat berjuang.

Menelisik dari sejarah ini membuktikan bahwa kopi sejatinya merupakan minuman filosofis dan menjadi bagian kecil dalam sejarah. Aromanya yang nikmat, tekstur air hitam pekat dan rasa yang legit dan khas membuat kopi digemari oleh sebagian para founding father bangsa. Sampai saat ini kopi juga sebagai minuman yang tidak hilang dimakan zaman. Saya sendiri menjadikan kopi sebagai pendamping saat pagi maupun saat menulis artikel di blog. Kopi sebagai sahabat saat berdiskusi dengan teman, menelaah suatu permisalan dan menuangkan hasil diskusi itu ke dalam sebuah tulisan. Seperti saat menulis artikel ini saya ditemani secangkir kopi panas CNI yang membuat saya kuat dan mata menjadi melek.

Kopi CNI adalah kopi yang baru saya gemari.  Awal mulanya saya suka dengan kopi ginseng. Ternyata CNI juga mempunyai produk kopi ginseng. Varian kopi ginseng ini saya temui di gerai CNI yang bisa kita akses melalui smartphone. Produk-produk kopi CNI tersedia lengkap di gerai ini dan bisa kita beli online kapan saja. Kopi yang ada di CNI adalah kopi instan, jadi lebih mudah penyajiannya. Tinggal seduh dengan air di termos kemudian aduk, udah jadi. Nggak kebayang banget saat saya masih kecil. Dulu keluarga di rumah minum kopi tetapi belum ada yang instan dan mudah seperti sekarang. Ibu saya terbiasa untuk menyangrai kopi sendiri di rumah kemudian di giling menjadi bubuk kopi. Kopi hitam ini sangat digemari dan sebagai minuman pagi bapak yang bisa meningkatkan gairah kerja.

Kopi ginseng CNI ini juga punya sejarah panjang dimulai dari tahun 1994. Persis saat saya pertama lahir ke dunia, kopi ini pun untuk kali pertama diedarkan di pasaran pada tahun itu. Oh ya, kopi ginseng CNI ini juga ada varian kopi baru yakni CNI Ginseng Coffee Kuatt. Dari namanya aja mungkin kamu udah tau peruntukan kopi ini untuk meningkatkan vitalitas pria dan wanita. Komposisi kopi menyisipkan bahan purwoceng yang mampu meningkatkan energi dan libido. Terus rasanya kira-kira enak nggak? Selain purwoceng komposisi bahannya juga terdapat gula, serta krimer nabati sehingga kopi ini mempunyai cita rasa yang nikmat dan mantap.

Kemudian pertanyaan terakhir yang muncul adalah,” kira-kira aman nggak tuh untuk kesehatan tubuh?” Aman kok, justru kopi yang dari purwoceng yang tergolong herbal membuat kopi CNI aman di konsumsi dan menyehatkan.  Proses pembuatannya juga dilakukan dalam pengawasan ketat dengan standar mutu tinggi (GMP). Jadi nggak usah ragu akan khasiat kopi CNI yang bisa melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan gairah pria dan wanita.

Saya terbiasa minum kopi CNI ginseng saat masih hangat. Kehangatan kopi ini membuat saya bisa menyeruputnya pelan-pelan sambil dihayati aroma dan rasanya. Sahabat saat menulis, nonton TV dan menuangkan karya-karya di blog ini. Sekarang kopi saya di cangkir sudah habis, jadi saya mau masak air lagi buat nyeduh kopi. Silakan berkomentar tapi jangan lupa ngopi dulu ya hehehe.

3 thoughts on “Woy Udah Pada Ngopi Belum? Diem Diem Bae Ngopi apa Ngopi!

  1. wah sudah terbiasa minum kopi cni kuatt ya, kalau tiap hari minum, berarti tiap hari vitalitas dan libidonya meningkat. Biasanya disalurkan kemana kalau sudah begini, hihih *recehkanblogini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *