Travel

Payangan Sudah,!! Kini Giliran Parangtritis

Setelah melayang-layang di udara dari Balikpapan selama kurang lebih 1 jam menggunakan maskapai Lion air. Akhirnya pesawatku mendarat mulus di bandara juanda Surabaya. Dari bandara juanda kuteruskan perjalanan menuju kabupaten jember melalui terminal bus Purabaya surabaya.
Perjalanan Menuju Pantai Payangan Kabupaten Jember
Yapps.., agenda keliling nusantaraku kali ini tertambat pada pantai payangan di kabupaten Jember tepatnya di kecamatan ambulu. Perjalanan menuju surabaya sampai ke terminal tawangalun kabupaten jember ditempuh sekitar 5 jam menggunakan bus. Sampai di terminal Tawangalun kulihat temanku sudah menunggu kehadiranku. Dia adalah Hendra teman karibku di masa SD. Setelah beramah tamah sejenak. Kusegarakan langkah kaki ini menuju pantai payangan. Dari terminal Tawangalun aku gunakan ojek yang sudah tersedia di depan terminal. Setelah sekitar satu jam sampailah aku dipantai payangan. Sebuah pantai yang tidak banyak diketahui oleh traveler.
             
           Perjalanan yang melelahkan seakan terbayarkan ketika sampai di sekitaran pantai. Mata akan disuguhkan samudera hindia nan biru laksana oase alam yang jarang ditemukan di pantai lain. ombak pantai agak tenang dan sesekali menerpa menghampiri bibir pantai. Semilirnya angin seakan memberikan sambutan khusus bagi wisatawan yang mengunjungi. Untuk bisa menikmati keindahan pantai payangan tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. cocok sekali bagi anda  yang ingin berwisata murah meriah dengan panorama pantai yang indah. Pasir hitam terhampar indah di bibir pantai. Butiran-butiran pasir yang menjulang dengan panorama indah menyegarkan mata yang biasanya di selimuti oleh kesibukan kerja. Pasir hitam yang ada di pantai bisa anda gunakan untuk main voli, futsal, atau hanya duduk-duduk menikmati semilirnya angin sambil bermain pasir.

Sambutan Pantai Payangan
Jika air laut surut terlihat beberapa hewan laut yang bisa ditemui. Waktu itu aku menjumpai beberapa anak kepiting yang terdampar di pinggir laut. Beberapa hewan laut yang kutemui sontak membuat hati  ingin menangkapnya. Maklum hewan laut semacam ini sangat jarang aku temui di kehidupan sehari-hari karena tempat tinggal yang jauh dari laut.
Tidak ingin menyianyiakan waktu yang ada. Akhirnya aku langsung nyebur di air laut payangan yang seakan terus memanggil dari pertama aku menginjakkan kaki di bibir pantai. Bagi anda yang ingin mandi menikmati segarnya air laut jangan lupa mengenakan pelampung terutama yang tidak pandai berenang.

              Para traveller belum banyak mengetahui keindahan laut payangan yang berlokasi di ujung selatan kabupaten Jember. Padahal fasilitas yang ada sudah ada lumayan lengkap mulai dari mushola, kamar mandi sampai dengan home stay juga sudah tersedia bagi anda yang ingin bermalam di pantai.

Bagi anda yang ingin menikmati payangan dan berpetualang sampai ke tengah laut. Anda bisa menyewa perahu nelayan yang sudah bersandar dan siap mengantar anda untuk berlayar mengelilingi keindahan laut. Perahu sewaan ini dibandrol 150.000 per jam. Birunya laut juga menyimpan biota laut yang bisa anda nikmati dengan snorkeling. Ombak laut tidak begitu besar. Sangat bersahabat bagi para penyelam pemula seperti saya. Bagi anda yang tidak memiliki alat-alat snorkeling atau bahkan belum pernah snorkeling??? Tenang, di bibir pantai sudah tersedia tempat penyewaan alat snorkeling lengkap dengan pemandu snorkelingnya.

Perahu yang siap disewa untuk berkeliling laut
Selain pantai di pantai payangan terdapat 3 bukit yang bisa anda eksplorasi. Untuk sampai ke bukit,  anda harus membeli tiket dengan harga Rp5000/orang. Dari atas bukit mata kita akan dimanjakan keindahan sekitar pantai yang sangat menakjubkan. Ditambah lagi dengan hamparan sabana hijau agak kekuningan. Jika diterpa angin, rumput akan bergoyang bak artis dangdut yang sedang menikmati irama gendang. Sekedar saran bagi anda yang ingin menaiki bukit agar lebih berhati-hati karena bukit memiliki ketinggian lumayan curam. Patuhi beberapa aturan yang telah tertera. Sesuatu yang membedakan bukit di payangan dengan bukit-bukit pada umumnya adalah terdapat sebuah goa peninggalan jepang tepat di perut bukit. Orang setempat mempecayai bahwa goa yang ada adalah sebuah gudang senjata  yang dipergunakan ketika penjajahan Jepang. Namun karena aku termasuk orang yang sedikit parno, aku urungkan niatku untuk melihat-lihat goa. Karena menurut cerita dari temanku sering terjadi kejadian mistis di dalam goa.
Bagi anda yang ingin menaiki bukit tetap berhati-hati ya…!!

hamparan sabana indah di bukit pantai payangan


Suasana Indah Pantai Payangan dari Atas Bukit
Setelah puas menikmati indahnya panorama pantai lengkap dengan bukitnya. Saatnya untuk menikmati kuliner khas jember. Bagi anda yang ingin menikmati pecel khas jember bisa langsung ke gerai yang sudah tersedia di sekitar pantai. Selain itu anda bisa membeli ikan bakar hasil tangkapan nelayan setempat. Jangan lupa juga membeli oleh-oleh untuk keluarga dirumah berupa suwar-suwir atau dodol yang memiliki dominasi warna di kedai yang tak jauh dari pantai.

Oleh-oleh khas Jember

Bangga indonesia mempunyai pesona sejuta pantai  yang menyajikan pemandangan yang eksotis. Mulai dari sabang sampai merauke. Sayang sekali jika kita  tidak mengelilingi pantai yang ada Indonesia. Mari kita rawat dan dan kenalkan pantai Indonesia ke dunia internasional. Nah untuk lebih mencintai pantai Indonesia selanjutnya aku ingin mengunjungi pantai di Yogyakarta tepatnya di pantai parangtritis. Selain murah alasan paling mendasar adalah aku ingin menikmati sunset indah di pantai parangtritis. Rencana, aku akan menggunakan maskapai terbaik di Indonesia yaitu Garuda Indonesia untuk mencapai kota keraton itu. 

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog #TiketGratisAirpaz Keliling Nusantara


4 thoughts on “Payangan Sudah,!! Kini Giliran Parangtritis

  1. tenang mbak tira soekardi sudah disediakan pelampung kok., terus nelayan yang mengemudikan perahu juga sudah tergolong berpengalaman jadi nggak perlu takut..,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *