Opini

Memindahkan Energi Kehidupan Menggunakan Pertamina Enduro Matic

Trauma 10 tahun lalu sepertinya tak hilang dimakan waktu. Ditambah kenangan hitam saat bapak harus menggunakan alat bantu pernafasan dengan tersengal-sengal. Rasanya saya ingin menarik ulang waktu kemudian memperbaiki itu semua. Asma yang mendera bapak memunculkan luka lara tak berkesudahan. Namun apalah daya itu semua tak mampu dikembalikan. Yang bisa saya lakukan hanya memperbaiki sehingga ke depan kejadian itu tak terulang. Boleh saja masa lalu salah dan pernah menyesal, tapi masa depan kita masih suci tanpa noda.

Dulu almarhum bapak adalah montir di sebuah bengkel motor pinggir jalan. Setiap hari selalu bersentuhan dengan oli dan asap kendaraan. Sebuah bengkel tanpa alat penunjang keamanan apalagi asuransi ketenagakerjaan. Dua dekade telah melakoni profesi itu sampai pada akhirnya sakit asma yang merenggut nyawanya. Asap kendaraan bermotor plus polusi yang sering terhirup menjadi faktor utama.

Tentu kita semua tidak ingin hidung kita diperkosa oleh polusi udara yang menghasilkan anak haram berupa penyakit paru-paru dan asma. Biang dari polusi udara yang ada adalah banyaknya kendaraan bermotor.  Bayangkan saja, Indonesia memiliki jumlah penduduk 260 juta jiwa di tahun 2018. Sedangkan jumlah motor di tahun yang sama yakni 137,7 juta. Itu artinya separuh masyarakat memiliki motor di rumahnya. Masyarakat lebih memilih menggunakan motor ketimbang kendaraan umum bahkan mobil pribadi. Selain harganya yang terjangkau semua kalangan, motor juga bisa melewati akses jalan yang sempit.

Melihat fenomena ini Pemerintah sudah menerapkan standar mutu gas buang Euro 4 di Indonesia pada Oktober 2018. Hal ini untuk meminimalisir pencemaran udara akibat kendaraan bermotor. Kendati demikian, tidak semua kendaraan bermotor memiliki emisi gas buang sesuai standar. Sering saya dapati sebuah motor yang mengeluarkan asap pekat berbau tidak sedap. Sekali lagi kejadian semacam ini sangat merugikan karena akan mencemari udara sehingga mengganggu saluran pernafasan.

That’s Why setiap kendaraan harus dilakukan uji berkala. Perawatan rutin oli yang menjamin mesin kita tetap prima harus dilakukan. Hal ini menjamin motor tetap mengeluarkan emisi gas buang sesuai ambang batas normal. Oli yang berkualitas yang mampu merawat mesin sehingga tidak mengeluarkan emisi gas buang diatas ambang batas normal.

Berangkat dari begitu banyaknya pengguna motor yang berbanding lurus dengan polusi yang dihasilkan. Saya dan anda para pembaca blog yang budiman harus berpegangan tangan untuk melakukan perawatan rutin kendaraan bermotor yang kita punyai. Bagi pengguna matic, saya memelih enduro matic G. Emang kenapa anjar pilih enduro matic G?

  1. Emisi gas buang

Pada dasarnya jumlah emisi gas buang yang ditimbulkan mengacu pada perawatan mesin. Apabila mesin sering dirawat dan selalu memperhatikan oli mesin. Dijamin emisi gas buang akan normal sesuai standar yang ditentukan. Lain halnya dengan motor yang jarang mendapat belaian mesra mekanik apalagi ruang bakar mesin telah over size. Dijamin motor akan mengeluarkan asap.

Oleh karena itu oli memegang peranan penting, layaknya manusia yang mudah panas dan marah, maka perlu pasangan yang menentramkan dan mudah meradakan emosi suaminya. Pun demikian dengan motor. Mesin sebagai tempat pembakaran harus ada oli yang mampu untuk meredam panas dan merawat.

Kelebihan Enduro Matic G adalah memiliki tingkat viskositas  atau tingkat kekentalan yang lebih tinggi dibandingkan oli sekelasnya. Enduro Matic G memiliki tingkat kekentalan SAE 20W-40 yang membuatnya lebih optimal dalam menjaga temperatur mesin. Ditambah dengan standar mutu JASO MB yang merupakan standar Jepang yang merawat mesin motor matic saya. Tidak hanya itu Enduro Matic-G juga memenuhi tingkat performance API SL yang menjanjikan performa optimal disegala kondisi. Dengan kualitas segahar ini. Sudah dapat dipastikan mesin akan terawat dan emisi gas buang akan sesuai dengan EURO 4.

  1. Jarak tempuh/Masa pakai

Salah kaprah yang sering terjadi adalah mengganti oli berdasarkan waktu (per bulan misalnya). Padahal yang lebih tepat adalah mengganti sesuai jarak tempuh. Sebagai contoh, motor saya matic karburator tahun 2010. Saya ganti oli setiap 6000 km sekali. Tidak saya ganti sebulan atau 2 bulan sekali. Hanya saya hitung berdasaran jarak tempuh yang saya lalui.

Enduro Matic G memiliki tingkat ketahanan  lebih tinggi terhadap oksidasi dan degradasi yang ditimbulkan dari radiasi panas mesin, sehingga masa pakainya bisa lebih lama, hingga 7.500 km. Tinggal hitung aja di speedometer motor. Jika sudah sampai 7500 km. mbak dan mas bro harus segera ganti oli. Supaya mesin tetap terawat dan motor setia menemani perjalanan anda dengan nyaman dan aman.

  1. Penguapan

“Entah apa yang merasukimu wahai motorku? Tiba-tiba kamu macet tak bisa di kendarai lagi”

Pernah dengar kutipan lagu itu? Tentu belum. Namun bisa jadi suatu saat motor yang jarang dirawat akan kehabisan oli karena penguapan. Oli motor enduro matic G memiliki tingkat viskositas SAE 20W-40 yang lebih kental. oli kental cenderung punya usia pakai yang lebih lama dan tidak mudah menguap.

  1. Suara mesin

Untuk membonceng pasangan tentu sebisa mungkin suara mesin motor tidak terlalu kencang akibat gesekat nano antar komponen mesin. Sehingga aku dan kamu semakin mesra dengan obralan di atas kendaraan tanpa ada gangguan orang ketiga bernama mesin yang memiliki suara nyaring. Dengan enduro matic G Tarikan halus, performa mesin gesit dan lebih bandel.

Saat anda menggunakan enduro matic G suara akan lebih lirih terdengar. Tentu dengan catatan semua kompenen mesin dalam keadaan prima. getaran mesin tereduksi dengan baik. Saat memegang stang dan memijakkan kaki terasa semakin lembut hamper tanpa getaran.

  1. Harga

Terakhir ini yang menjadi pertimbangan kenapa memutuskan untuk menggunakan matic G. saya mengira oli motor terbaik dengan kualitas sekaliber endure matic G bakalan dihargai ratusan ribu. Ternyata saat saya beli di bengkel dekat rumah harga oli motor cuma Rp35.000. sangat terjangkau untuk semua kalangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *