Family

Ibuku All In One

Banyak sekali peringatan yang terjadi di bulan Desember mulai dari hari natal, hari aids sedunia hari anti korupsi, malam pergantian tahun dan beberapa peringatan lain yang membuat para pelajar senang karena banyak bercak warna merah di kalender. Diantara beberapa peringatan danhari besar di bulan Desember yang paling istemewa adalah tanggal 22 Desember. Hari itu diperingati sebagai hari ibu. Peringatan hari ibu tanggal 22 Desember bukan tanpa alasan. Tanggal 22 desember 1938 dilaksanakan kongres perempuan Indonesia III. Sebuah titik tolak bagi kaum perempuan untuk perbaikan nasib dan kesetaraan gender. Setelah kemerdekaan tepatnya tanggal 22 Desember 1959ditetapkan oleh presiden soekarno melalui keputusan presiden sebagai hari ibu.

Sosok Ibu Bidadari Sepanjang masa

Antara percaya nggak percaya katanya aku dilahirkan oleh seorang perempuan tepat di tanggal 15 Desember. Akhirnya aku memanggil perempuan itu dengan sebutan ibu.Dia melahirkan dua anak dan aku sebagai anak terakhir yang keluar dari rahimnya. Namanya Yatimah, sebuah nama yang diberikan kakekku yang mengharapkan kelak ibu menjadi sosok yang kuat menghadapi tantangan hidup.Ibuku lahir 20 Desember 60 tahun lalu dan kebetulan jeda dua hari dengan peringatan hari ibu.
Hari ibu adalah sebuah titik puncak anak-anak di Indonesia mengenang jasa yang telah diberikan ibu kepada anak. Cuma satu hari tanggal 22 Desember. Jika dihitung tak cukup rasanya hanya sehari mengingat segala hal yang telah diberikan oleh ibu. Namun bagi ibukujangankan sehari tak ada hari ibu pun tak jadi masalah. Dia hanya ingin anaknya tersenyum dan sukses menjalankan hidupnya.
Tahun lalu 22 Desember 2014 aku merayakan hari ibu dengan cara membebastugaskan beberapa tanggung jawab yang diemban ibuku daritugas rumah tangga sehari-hari. mulai dari mencuci, nyetrika dan besih-bersih rumah. Namun untuk memasak ibuku tak mau digantikan. Selain karena masakan ibu dimakan oleh kakak, ayah dan anggota keluarga yang lain. alasan utama adalah karena aku buta akan ilmu memasak. akuhanya bisa sebatas memasak air dan mie instan. Bagi keluarga ibu adalah koki paling handal mengalahkan chef-chef yang sering muncul di layar televisi. Hanya saja ibuku tidak punya kesempatan lebih untuk memasuki lomba memasak yag sering diadakan di stasiun TV.Berbeda jauh dengan tahun 2014,  22 Desember 2015 aku merayakan hari ibu tidak seperti semaraknya hari ibu tahun lalu. Aku sudah tidak tinggal serumah dengannya. Sekarang aku harus merantau menuntut ilmu di ibukota di luar pulau kalimantan. Ketika hari ibu datang aku hanya bisa menghubungi via telepon dan memberi kabar keadaaanku disini. Ibu memandang perayaan hari ibu menjadi sesuatu yang tidak terlalu penting. Baginya rasa kasih sayang tak cukup diperingati hanya dalam satu hari. Kasih sayang yang terus di cerminkan pada perilaku dan tindak-tanduk keseharian. baginya itu lebih penting ketimbang merayakannya dalam satu hari kemudian melupakannya.

Ibuku tidak menempuh pendidikan tinggi. Dia tidak tamat SD, hanya sampai kelas empat kemudian harus putus sekolah karena alasan ekonomi. Kendati demikian aku menganggap dia bagaikan seorang magister psikologi.Beliau tau betul keinginan anaknya. Layaknya seorang psikologi handal dia mempunyai sifat-sifat yang sangat empati kepadakumembuat aku nyaman dan  beruntung mempunyai ibu seperti beliau. Sifat pertama yang dia miliki adalah dia amat peka dengan kebutuhan, keinginan dan sesuatu yang terjadi pada anaknya. Ketika aku jauh seperti sekarang ini. Dia seolah berada disampingku dan merasakan sesuatu hal yang terjadi pada anaknya. Ketika aku sedang sakit ataupun tertimpa musibah. Aku pastikan kontak batin ibu dengan anaknya akan terasa. Dalam hati ibu seolah sudah menyatu dengan diriku. Sehingga apapaun yang aku rasakan, ibuku pun turut merasakannya.


Sifat kedua ibuku adalah sangat pintar berpura-pura. Sifat pura-pura dia tunjukkan untuk menghibur atau menyembunyikan permasalahan yang sedang menimpanya. Ketika dia lapar dan melihat makanan di dapur hanya cukup untuk sekali makan. Dia lebih mendahulukan anaknya ketimbang mengisi perutnya sendiri.Ketika uang ibu sudah menipis dan anaknya meminta untuk keperluan sekolah atau bahkan hanya sebagai uang jajan. Ibuku langsung memberikan uang yang tersisa. Dia lebih memilih berhutang ketimbang hasrat anaknya tidak terpenuhi untuk membeli sesuatu. Sampai pada saat bapakku meninggal ibuku menjelma menjadi sosok kartini yang amat tegar. Aku yakin hatinya tersayat dan membekas luka yang amat dalam dengan meninggalnya pasangan hidup yang sudah menemani selama 40 tahun. Ketika hidup ibu dan bapakku adalah sebuah pasangan yang romantis melebihi cerita romeo dan juliet. Ketika ayahku meninggalkan dia berusaha tegar dan menutupi kesedihannya. Dia tidak ingin anaknya melihat ibunya menangis dan ikut larut dalam kesedihan.

Romantisnya Ibuku

Ibuku juga bisa berubah menjadi seorang yang bijaksana. Tidak semua keinginanku dipenuhi olehnya. Dia tau betul antara keinginan dan kebutuhan yang seharusnya dipenuhi. Teringat masa kecil ketika aku masih berumur 4 tahun. aku ingin membeli mobil-mobilan karena memang lagi trend kala itu. Ibuku mencoba menasehati dan memberi bujukan kepadaku. Hal itu dilakukan supaya tertanam perilaku hemat sejak kecil dan bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan.
Suatu saat ibuku menjadi sosok penghibur dikala aku sedang sedih. Bukan dengan lawakan, lelucon dan sejenisnya karena ibuku tidak bakat untuk menjadi seorang pendagel, lawak apalagi stand up comedy-an. Ibuku lebih memilih untuk merefresh dan mengobati rasa sedih itu dengan jalan-jalan atau makan diluarselanjutnya aku diajarkan untuk berserah diri kepada sang pencipta.
Meskipun hanya tamatan SD ibuku bukan tanpa prestasi. Tahun 2008 ibuku dipilih menjadi ketua RT di Desa Tapis Kalimantan Timur. Entah apa yang mendasari seseorang yang tidak lulus SD dipilih menjadi ketua RT. Mungkin karena keaktifannya di desa dan aroma kepemimpinan dan tanggung jawab yang melekat di jiwa ibuku. Tidak itu saja, Tahun 2012 ibuku menyabet gelar juara 3 lomba memasak se kecamatan Tanah Grogot tempat aku tinggal.

Nah untuk prestasi terbesar ibuku tentunya adalah membesarkan aku dengan penuh dedikasi dan kasih sayang. Ibuku layaknya pejuang yang harus berusaha membesarkankedua anaknya dengan penuh keterbatasan. Dari mulai mengandung dia bawa aku kemana-mana selama 9 bulan. walaupun berat rasanya, dia tetap menganggap kehadiranku adalah suatu anugerah. Setelah 9 bulan ibu harus berjuang untuk mengeluarkan aku dari dalam rahimnya. Ketika itu nyawa menjadi taruhannya. setelah bersimbah darah, air mata dan keringat akhirnya aku bisa dilahirkan ke dunia. Perjuangan ibu tidak selesai sampai disitu saja. Dia harus membesarkanku dari bayi merah sampai seperti sekarang ini. Kini aku sudah berumur 21 tahun. Sudah menjadi kewajiban untuk membalas semua pengorbanan yang diberikan oleh ibu. Meskipun aku tau biarpun bukit di dunia ini dijadikan emas dan kupersembahkan ke ibu niscaya tak akan bisa menggantikan semua jasa dan kasih sayang ibu kepadaku.

Meskipun aku sekarang lebih sibuk dengan urusan pribadi. ibuku tetap mengingatku dan seringkali masih mengingatkan untuk makan teratur, tidak tidur larut malam dan selalu mendekatkan diri kepada tuhan. Sesuatu yang kecil namun sangat berdampak untuk kelangsungan hidupku.Bagi ibu 366 hari dalam satu tahun bahkan sepanjang umur yang dilalui adalah untuk anaknya. Dia adalah sosok ibu yangmenginspirasi hidupku. Selama aku melangkah dan bertindak akan selalu aku ingat ibu dengan segala jasanya.
Meskipun hari ibu sudah berlalu namun bakti kepadanya sudah menjadi kewajiban yang harus dilakukan setiap anak di dunia ini secara berkelanjutan. Sekaranghanya aku yang mengemban tanggung jawab untuk membahagiakan bidadari sepanjang masa itu. Tekad itu akan terus membara di dalam dada. Tuhan memberikan sifat-sifat yang mulia terpadu dalam satu pribadi ibuku. Itu adalah secuil sifat mulia ibu. Banyak sifat lain yang mungkin tidak aku sadari. aku yakin ibu anda juga mempunyai sifat yang sama, bukan ???

13 thoughts on “Ibuku All In One

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *