Reportase

Bukan Sekedar Buka Bersama (BSBB)

     Bulan ramadhan menjadi bulan penuh berkah bagi kebanyakan orang. Lihat saja di bulan ramadhan ini banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dilakukan beberapa umat muslim. Berbagai kegiatan mulai dari acara adat yang menjadi ciri khas setiap daerah dalam menyambut ramadhan, acara bagi-bagi takjil bahkanada juga kegiatan yang lazim dilakukan kebanyakan orang yaitu buka puasa bersama. Bagi suatu organisasi atau komunitas buka bersama menjadi kebiasaan yang tidak bisa ditinggalkan di bulan puasa. komunitas kampus, agama, penulis dan berbagai komunitas lain rutin melakukan buka bersama ketika bulan puasa. Tak ingin kalah dengan organisasi atau komunitas  lain.  Komunitas blogger reporter indonesia atau disingkat BRID melakukan buka bersamayang bertempat di Restoran Warung Daun Cikini , Jakarta Pusat. Saya yang termasuk dalam komunitas blogger reporter Indonesia tidak ingin menyianyikan momen kebersamaan setahun sekali  dengan teman-teman blogger reporter Indonesia. Selasa sore tanggal 17 Juli 2015 usai ujian akhir aku langsung berangkat menuju lokasi yang letaknya bersebrangan di depan taman ismail marzuki. Karena tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal, hanya dalam durasi 30 menit aku sudah sampai di warung daun cikini.

Warung Daun Tempat Buka Bersama Blogger Reporter Indonesia

ini dia tempat para Blogger buat narsis 
       Kulihat ada banner yang dominan berwarna hijau terpasang di antara dua mobil. Melihat banner bertuliskan buka bersama blogger reporter Indonesia itu. Aku langsung masuk kedalam gedung tempat kita berkumpul.Kesan pertama masuk ke lokasi kulihat gedung sederhana tidak terlalu besar ukurannya. Elemen gedung kebanyakan dibentuk dari bambu yang alami. Ruang makan terbagi menjadi dua bagian. Ruangan buka bersama BRID kali ini berada di bagian belakang warung daun. Masuk ke gedung kulihat mbak Ani berta salah satu admin BRID sedang duduk manis sambil ramah tamah dengan kang arul dan beberapa rekan BRID lain. Mbak ani berta kali ini yang menyambut para anggota BRID untuk melakukan registrasi. Sambil bertanda tangan di secarik kertas yang bertuliskan beberapa nama anggota BRID yang sudah mendaftar. Ani berta atau sering dipanggil teh ani, memberikan sebuah note bertuliskan peraturan live twit competition yang berhadiah gadget. Kompetisi live twit ini memang menjadi kegiatan yang kerap kali dilakukan ketika ada acara blogger gathering.
      Setelah registrasi aku langsung bergabung dengan teman-teman Blogger. Beberapa wajah temen-temen yang tak asing lagi sudah duduk manis sambil memegang sebuah gadget dan power bank pertanda mereka juga mengikuti live twit competition. Dengan senyuman ramah aku sapa teman-teman BRID. Sambil menunggu peserta lain datang aku ngobrol ringan dengan teman-teman dan sesekali aku ketik handphone karena tak ingin kalah mengikuti live twit competition. Kulihat sesorang memakai songkok hitam agak muda sibuk berjalan kesana-kemari mengkoordinir acara. Ya., dia adalah founder admin blogger reporter Indonesia mas Hazmi fitriasa.
Mas hazmi fitriasa kemudian memanggilku,” mas tolong bantuin mindahin banner yang di mobil tadi tadi dong,”. Dengan senang hati aku kemudian menjawab “oke mas siap 86”. Berdua aku dengan mas hazmi fitriasa kupindahkan banner yang semula di letakkan di mobil ke dalam lokasi bukber BRID di dalam warung daun cikini. Setelah terpasang langsung aku meminta bantuan mas hazmi untuk sekedar mengambil gambar di depan banner. Seperti biasa setelah ada banner yang cukup menyita perhatian. Rasa narsis temen-temen blogger lain muncul dan ikut berfoto di depan banner yang bertuliskan “silaturahim dan buka puasa bersama blogger reporter Indonesia”,
Testimoni mas Ipan setiawan blogger asal Garut

    Seiring berselangnya waktu. Satu per satu peserta buka bersama BRID datang.Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya acara dimulai. Acara kali ini dipandu oleh MC yang tidak asing lagi. Dia adalahmas ulish anwar.Dengan gaya kocak dan bersahabat dia memandu acara dengan tertib. Satu persatu peserta buka bersama ditantang untuk menyampaikan testimoni selama berkecimpung dan bergabung dengan blogger Reporter Indonesia. Beberapa rekan BRID kulihat menyampaikan testimoni. Salah satunya adalah nunik utami ambasari. Beliau menyampaikan bahwa setelah bergabung dengan BRID selama kurang lebih 3 bulan. BRID menjadi media untuk menyalurkan hobi sekaligus berkenalan dengan blogger lain. BRID menjadi komunitas blogger yang paling tegas dengan sanksi jika tidak menulis reportase undangan,maka untuk selanjutnya tidak diperbolehkan untuk mengikuti undangan reportase. Kesan sedih juga di ungkapkan oleh mbak nunik,” semua event-event BRID keren-keren namun seringkali ketika undangan diposting rebutan untuk daftar di event,. Siapa yang cepat dia dapat,” begitu kata ibu yang lumayan eksis di blogger reporter Indonesia itu. Yang paling mendapat apresiasi adalah Ipan setiawan blogger yang jauh-jauh dari kabupaten Garut, yang juga menyampaikan testimoninya. Ipan sapaan akrab beliau menyampaikan bahwa BRID menjadi sebuah media baginya untuk terus belajar dan mengasah kemampuan menulis blog.

       Ketika ditanya siapa admin tervaforit??? Dari ke enam anggota BRID yang menyampaikan testimoni. Semua memfavoritkan ahmed tsar blezinki. Maklum saja kang ahmed ini adalah seorang yang paling intens mengelola event beserta list pesertanya. Kadang kala dia juga posting info liputan blogger disamping undangan blogger.Seringkali dia juga menggambarkan denah lokasi tempat berlangsungnya undangan reportase. Sampai timbul sebuah ucapan “kalau temen-temen BRID nggak tau lokasi liputan blogger, mungkin bisa diantar sama mas ahmed ne, hehehe”, Begitu kata agung han yang juga menyampaikan testimoni.Namun sayang sekali pada acara buka bersama dengan Blogger Reporter Indonesia. Dia tak menampakkan batang hidungnya. Padahal saya sendiri belum pernah bertemu dan melihat wajah admin sejati BRID ini.
       Setelah beberapa rekan BRID menyampaikan testimoni. Mas hazmi Fitriasa kulihat melepas jaket yang sedari sore dia kenakan. Setelah dibuka terlihat baju kebesaran Blogger Reporter Indonesia sebagai baju identitas BRID nampak keren dan gagah ia kenakan. Dengan bediri tegap di hadapan semua peserta buka bersama, dia memberi beberapa sambutan. “setelah sekian lama tidak ngumpul-ngumpul lagi akhirnya BRID kembali bertemu di bulan ramadhan untuk buka bersama. buka bersama yang didukung olehIndosat ini. Selain menjadi pertemuan untuk buka puasa bersama dan ajang silaturahmi, momen langka ini adalah media untuk anggota BRID untuk saling mengenal dan sharingmengenai dunia blogger. Begitu kata mas Hazmi srondol sapaan akrab beliau.
        Kulihat jam masih menunjukkan pukul 16.35. beberapa menu makanan mulai dari sate, gurame sambel manis, lalapan dan aneka minuman sudah tersaji di meja. Namun buka puasa masih sekitar lima belas menit lagi. Acara dilanjut dengan kultum yang disampikan pak ustad Arul. Beliau memberikan siraman rohani kepada seluruh peserta buka bersama. Pak ustad Arul menyampaikan bahwa menjadi seorang blogger adalah seorang influencer untuk transfer ilmu.Tulisan yang sudah kita posting mungkin saja dibaca oleh orang yang tidak kita kenal. Oleh karena itu blogger harus menyampaikan sebuah kebenaran. Seperti kebenaranrasul menyampaikan kebenaran islam masa lampau. Karena meskipun dicaci maki dan tidak dipercaya. Rasul tetap menyebarkan agama islam dengan taat, amanah dan keteguhan hati.
Before
After

      Ustad Arul juga menyampaikan filosofi nama BRID. Huruf pertama B berarti berani, menjadi seorang blogger dituntut berani untuk menulis kebenaran. Huruf kedua R berarti Respect, peduli dengan kejadian kejadian yang ada di sekitar kita. Huruf Ketiga I berarti Inspiratif, blogger BRID setidaknya menjadi sebuah inspirasi atau bahan referensi bagi para pembaca. Terakhir D berarti development, yang mempunyai arti bahwa menjadi blogger harus mengikuti perkembangan zaman dan terus mengembangkan kemampuan menulis. Kualitas tulisan terus dikembangkan untuk meciptakan artikel dengan ide-ide terbaru.

Setelah menyampaikan beberapa materi kultum dan melihat waktu sudah menunjukkkan waktu berbuka. Ustad arul langsung memimpin doa buka puasa. Semua peserta langsung lahap menikmati hidangan. Aku sendiri merasakan beberapa tegukan segar es kelapa. Selanjutnya sate dan beberapa makanan langsung ku eksplorasi dengan lahap. Tak lupa setelah makan peserta menunaikan kewajiban salat magrib di mushola yang sudah tersedia tak jauh dengan restoran warung daun.
Pemenang live twit competition
Souvenir Keren dari Buka bersama Blogger REporter Indonesia

       Usai salat dan menikmati santap buka puasa. Pembawa acara mengumumkan pemenang live twit competition. Pemenang beruntung yakni deni andis  berhak mendapatkan gadget keren. Semua blogger juga membawa oleh-oleh berupa souvenir cantik dari buka bersama blogger reporter Indonesia.Acara ditutup dengan foto bersama semua peserta dan sayonara.

Foto Bersama mengakhiri buka bersama Blogger Reporter Indonesia
3 Teman satu atap berfoto bersama

       Dengan diadakannya buka bersama blogger reporter Indonesia mudah-mudahan semakin mempererat tali persaudaran antar blogger. Maklum saja komunikasi para anggota BRID lebih sering dilakukan di dunia maya ketimbang di dunia nyata. Selain itu Mudah-mudahan dengan momen bulan ramadhan ini blogger reporter indonesia semakin eksis dan tentunya sesuai dengan tagline komunitas blogger reporter Indonesia “apa reportase hari ini???

2 thoughts on “Bukan Sekedar Buka Bersama (BSBB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *