Uncategorized

Air Tanah Jakarta!! Hemat Pemakaiannya, Cermat Melestarikannya

Berawal dari tagihan air yang terus membengkak tiap bulannya. Akhirnya aku memikirkan sebuah solusi praktis untuk menghentikan laju pertambahan tagihan air. Setelah melakukan penelitian kecil-kecilan ternyata banyak hal yang bisa aku lakukan untuk menghentikan pembengkakan tagihan ketika menggunakan air bersih perpipaan. Namun penghematan air saja tidak cukup tanpa langkah pelestarian. Akhirnya setelah berunding dengan teman-teman aku melakukan sebuah tindak lanjut berupa pembaharuan baik dari segi pemakaian air tanah maupun pelestariannya. Berikut adalah langkah sederhana yang sudah aku lakukan bersama dengan teman-temanku dalam rangka menghemat dan melestarikan air tanah untuk kini dan nanti :
1.  Reuse, reduce and recycle
Dalam mata kuliah yang diajarkan di kampus. Ada satu mata kuliah sistem manajemen lingkungan. Mata kuliah yang satu ini, sangat koheren sekali dengan yang namanya lingkungan. Mata kuliah sistem manajemen lingkungan mengajarkan tentang reduce, reuse recycle. Materi yang aku dapatkan di kampus langsung aku terapkan dalam menghemat air tanah Aetra.
Reduceberarti mengurangi pemakaian air. Di segala lini yang menyebabkan air terbuang percuma aku selalu intens untuk memantau. Jika ada potensi air menetes percuma langsung aku tampung air tetesan itu atau segera aku perbaiki kebocoran air. Dengan demikian air tidak akan terbuang percuma. Tetesan keran yang biasa kita anggap sepele ternyata memiliki dampak yang lumayan besar terhadap pemborosan air.  Jika satu tetes air memiliki volume 1 mililiter. Bayangkan ketika air itu terus menetes berhari-hari, berminggu-minggu tanpa ada perhatian khusus. Tentunya hal ini sangat merugikan baik dari sisi pemakaian air maupun biaya yang dikeluarkan. Saat mandi ataupun melakukan hal lain. sebisa mungkin aku dan keluarga besar sangat berhati-hati agar bekas sabun atau kotoran tidak masuk kedalam bak mandi. Jika sudah masuk maka air dalam bak mandi akan terkontaminasi dengan kotoran sabun. Sudah barang tentu air dalam bak harus dibuang dan hasilnya,. yahh buang-buang air dan pemborosan lagi deh..,
Tampung Air!! Jangan Biarkan Air Terbuang Percuma (Doc. Pribadi)

Selanjutnya Reuse berarti memakai lagi air bekas yang masih layak untuk aku pakai. Jika kebanyakan masyarakat membuang air bekas begitu saja. Tidak demikian dengan aku. Penggunaan air yang paling besar porsinya biasanya adalah untuk mencuci pakaian. Lalu air bekas cucian apakah langsung kita buang tanpa ada pemanfaatan lagi?? Well, aku biasanya memakai air bekas cucian untuk menyiram halaman rumah. So.., bagi anda yang masih menyiram halaman dengan air baru. Ikuti langkahku menggunakan air bekas cucian untuk menyiram halaman rumah. Selain air bekas cucian air bekas cuci tangan, cuci sayur dan beras biasa aku gunakan untuk menyiram tanaman.

Gunakan Air Bekas Cucian Untuk Menyiram Halaman Rumah. (Doc.Pribadi)

Terakhir adalah recycle atau mendaur ulang kembali. Dalam hal recycle aku menerapkan hal-hal sederhana seperti menyediakan lahan yang tidak terlalu besar untuk resapan air. Itu aku lakukan karena tempat tinggalku hampir semua tertutupi oleh kerasnya cor semen. . Jika ada aliran air di atas permukaan semen secara otomatis tidak bisa meresap ke dalam tanah. Terutama ketika hujan tiba. Air akan langsung mengalir ke selokan dan akhirnya ke sungai tanpa ada resapan ke dalam tanah. kendati luas tanah resapan yang aku sediakan hanya 1 × 4 m. Resapan ini setidaknya merupakan suatu bentuk usahaku untuk melestarikan air tanah. Ketika hujan tiba maka air hujan akan meresap ke tanah dan disimpan sebagai cadangan air tanah. Dengan demikian air hujan yang turun bisa meresap ke dalam tanah dan bisa dimanfaatkan di kemudian hari. 

Sediakan Tanah Resapan Air di Belakang Rumah 

Proses recycle air tanah juga aku lakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Terutama sampah B3 (Bahan berbahaya dan beracun) dan sampah plastik. Aku selalu memakai botol yang bisa dipakai secara terus menerus tanpa membuangnya. Jika habis botol plastik bisa berulang kali aku isi ulang tanpa harus membuangnya. Kemasan botol plastik sekali pakai sangat sulit diurai dalam tanah, penguraiannya membutuhkan waktu lama. Racun dalam botol plastik juga bisa mengontaminasi tanah dan sumber-sumber air.

Anggap Air Seperti Pacarmu


Jaga kualitas tanah dengan memakai botol refill

2.  Cara Pandang 
 Yang tidak kalah krusial dari penghematan air tanah aetra adalah dengan memperbaiki sikap dan cara pandang. artinya cara pandang tentang penghematan air harus tertanam di hati.  Aku harus selalu mengingat setiap saat. Untuk terus mengingat penghematan air aku menempel sebuh peringatan di kamar mandi. Hal ini tidak hanya berlaku untuk diriku saja. Melainkan untuk semua orang termasuk teman, keluarga atau siapapun yang menggunakan kamar mandiku. Poster sederhana yang aku tempel ini aku harapkan bisa merubah sikap yang dulunya boros air menjadi hemat dan berhati- hati dalam menggunakan air. Selain itu Ibuku pernah bilang jika mau hemat air.  Anggap air sebagai pacarmu. Memang terdengar agak konyol dan aneh namun cara ini terbukti ampuh ketika menggunakan air bersih perpipaan. Jika ingin buang air bersih selalu ingat kata-kata ibu. Kalau udah ngebayangin pacar cantik dan bening, sebening air tanah aetra niscaya air tidak akan dibuang percuma. 

Poster Sederhana yang senantiasa mengingatkan untuk hemat air (Doc. Pribadi)

Selain kedua hal tadi aku sudah mengikuti suatu komunitas green generation. Di dalam green generation ada banyak program untuk lebih aware terhadap isu-isu perubahan lingkungan. Dalam waktu dekat komunitas green generation rencana akan membahas sebuah program bernama water ground generetion. Di dalam water ground generetion akan mewadahi aspirasi dan ide-ide mengenai penghematan air tanah. Kegiatan konkrit yang bisa dilakuakan contohnya adalah mencoba membuat biopori di Jakarta. 

Komunitas Green Generation menampung ide untuk pelesatarian air tanah
Ayook lestarikan air tanah Jakarta, banyak saudara-saudara kita yang mengalami kekeringan di daerah lain., jangan sampai kita malah berboros-boros ria menikmati air tanpa rasa empati dengan saudara-saudara kita yang mengalami kekeringan.
Nah mungkin itu caraku untuk melestarikan air tanah Jakarta. Kamu gimana?? Sangat sederhana sebenarnya pelestarian air tanah olehku. Meskipun begitu setidaknya aku bisa sedikit membantu melestarikan air tanah Jakarta untuk kini dan nanti. Jika tinggal di Jakarta. Ada sedikit video yang bisa aku bagikan untuk pembaca yang budiman semua.

  

8 thoughts on “Air Tanah Jakarta!! Hemat Pemakaiannya, Cermat Melestarikannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *